Tips

Berita

Hewan

Kesehatan

Hobby

Makanan Burung

Menjinakkan Pleci kecial lombok yang giras


Membeli burung Pleci kecial dari bahan ombyokan biasanya cenderung masih giras dan takut ketika kita dekati, untuk membuat Kecial lombok lebih tenang dan tidak giras diperlukan beberapa waktu untuk melatihnya dengan terapi penjinakkan.

Pleci kecial lombok memiliki penampilan dan suara yang berbeda dibanding jenis burung kacamata lainnya. Dengan ukuran tubuh yang lebih besar dan juga suara nada call yang terdengar lebih cempreng keras seperti anak ayam, tentu terdengar berbeda dibandingkan dengan burung kacamata lainnya.
Kecial lombok, burung kacamat berbodi besar
Demikian halnya dalam hal perawatan harian dan juga pakan, Pleci kecial lombok dengan ukuran tubuh yang lebih besar harus diberikan pakan yang porsinya lebih besar juga dibanding jenis Pleci lainnya. Sedangkan jika Anda memiliki burung Kecial lombok yang masih giras, silahkan dicoba cara penjinakkannya di bawah ini :

Perawatan kecial lombok agar cepat jinak

  1. Dalam pengembunan pagi, lepas cepuk pakan dan juga minumnya.
  2. Setelah pengembunan, semprot burung dengan sprayer sampai basah kuyup.
  3. Pada kondisi basah tersebut, ulurkan UH putih atau jangkrik kecil yang sudah dibersihkan kaki-kakinya menggunakan lidi panjang.
  4. Dengan mencopot pakan dan minuman saat penjemuran, diharapkan burung menjadi lapar dan mau menyambar pakan yang diberikan oleh kita menggunakan lidi tersebut.
  5. Jika menggunakan lidi panjang, burung sudah mau menyambar pakan yang kita ulurkan, coba perpendek lidi tersebut setiap harinya hingga kita bisa langsung memberikan pakan tersebut menggunakan tangan kita langsung.
  6. Jika burung sudah mau menyambar pakan dari tangan kita langsung, tandanya burung sudah lebih jinak dan tidak takut lagi dengan kita “manusia”.

Coba lakukan dengan sabar dan konsisten, biasanya tidak sampai memakan waktu 3 minggu, perilaku giras pada burung Kecial lombok sudah agak menurun dan burung sudah mulai tenang dan tidak takut dengan kita.

Ingat, kesabaran dan ketekunan adalah kunci dari hasil yang optimal juga. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Ini dia tips merawat Pleci yang masih lolohan


Memelihara Pleci dari masih piyik lolohan memang merepotkan dan membutuhkan cara merawat yang agak sabar dan telaten, karena kita harus ekstra sabar dalam menjaga burung lolohan yang sebentar-bentar bunyi ciap-ciap meminta makan.

Bayangkan saja, burung lolohan biasanya setiap berapa jam sekali pasti ciap-ciap sambil mangap minta makan. Jika terlambat dan salah perawatan, burung yang masih piyik lolohan justru bisa mati dan kita tidak akan mendapatkan apa-apa selain rasa kecewa.
Pleci umur masih beberapa hari, masih merah
Jadi jika Anda termasuk orang yang sibuk bekerja dan jarang di rumah, tetapi ingin memiliki Pleci bakalan dari lolohan. Maka sediakanlah seorang assisten untuk menjaga menyuapi burung Pleci piyikan tersebut. Hehehe...

Tapi bagaimana dan apa makanan untuk Pleci yang masih lolohan supaya sehat dan tumbuh baik ketika dewasa ?. Berikut ini ulasannya

Perawatan harian Pleci dari lolohan

  1. Buatkan bubur voer, dicampur/diberi kroto bersih yang putih dan bagian dalam perut jangkrik. Aduk dengan air hangat supaya merata.
  2. Berikan pakan bubur voer dengan campuran tersebut setiap 2 jam sekali, cara pemberian tersebut bisa jadi hingga burung berumur 2 bulanan. Meskipun pada usia 1 bulan Pleci anakan sudah bisa berjalan sendiri, tetapi masih tetap harus diloloh.
    Pleci umur 1 s/d 2 bulanan
  3. Pada umur 2 bulanan ke atas, burung sudah mulai bisa makan sendiri dan pada burung jantan biasanya sudah mulai bisa/mau ngeriwik pelan. Itulah keunggulan memelihara Pleci dari piyik masih lolohan.
  4. Jadi pada usia 2 hingga 6bulan, pembentukan masteran atau isian merupakan waktu yang efektif dan tepat karena burung dalam masa belajar dan tumbuh.
  5. Pemain Pleci yang sudah berpengalaman, biasanya menyediakan ruangan khusus untuk memaster Pleci anakan yang berusia 2 hingga 6 bulan tersebut dengan mengkondisikan burung tidak mendengar suara dari Pleci lainnya.

Perawatan Pleci piyik masih lolohan memang terkesan merepotkan, tetapi jika Anda melihat hasilnya, tentu kerepotan yang dilalui selama merawat akan terbayar dengan hasil yang memuaskan dan sesuai.

Karena memelihara burung apapun, termasuk Pleci jika dipelihara dari lolohan biasanya akan lebih mudah dibentuk isi laguannya dan juga burung cenderung lebih jinak dan familiar dengan lingkungan manusia.

Saran pemberian pakan pada pleci lolohan

Berikan full pakan ekstra fooding pada usia 1 hingga 3 bulan, dan setelah itu pakan ef mulai dikurangi porsinya, karena Pleci pada usia 3 bulan ke atas mudah sekali OB jika terlalu banyak EF hewani.

Spesial thanks untuk : Om. Waskito dari Josterops Jogja, untuk pinjaman dokumen fotonya.


Sekilas cara membuat nektar racikan untuk Pleci, resep ala pleci mania


Berbagai jenis minuman untuk Pleci berupa nektar buatan banyak yang dibuat oleh Pleci mania di berbagai daerah, racikan-racikan nektar tersebut biasanya dibuat dengan cara bereksperimen dan coba-coba. 

Namun demikian, ekseperimen dan coba-coba tersebut tidak dilakukan dengan cara yang asal saja, tetapi dengan hati-hati dan tetap memperhatikan aspek keselamatan burung Pleci
nektar racikan, nektar buatan, nektar pleci
Pleci maput
Seperti halnya nektar buatan berbahan dasar bawang putih ini, minuman nektar buatan untuk Pleci ini sudah dicobakan pada beberapa ekor burung Pleci dan aman tidak berbahaya.

Tetapi pada percobaannya, tidak semua burung bisa langsung menerima efek dari nektar buatan ini, ada yang langsung terlihat efeknya dan ada juga yang bertahap kemajuannya. Jadi tidak semua Pleci akan langsung terlihat efeknya setelah diberi minuman nektar buatan ini.

Racikan nektar buatan untuk Pleci ini, admin dapatkan referensinya dari grup facebook KPN yang ditulis oleh Om. Saeb Gaul. Adapun bahan-bahan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut ini :

Bahan membuat nektar buatan untuk Pleci

  • Bawang putih 1 siung.
  • Jeruk nipis 2 buah.
  • Gula merah, dengan ukuran sebesar tutup botol 3 buah.
  • Madu rasa atau syukur ada madu murni sebanyak 4 Sdk.

Cara membuat nektar buatan untuk Pleci

  1. Bersihkan dan kupas bawang putih kemudian digeprek.
  2. Iris tipis-tipis gula merah supaya mudah larut dalam air panas, kemudian masukkan gula merah bersama bawang putih ke dalam panci berisi air bersih sebanyak 2 gelas ukuran 300ml.
  3. Aduk hingga merata dan larut semua, terutama gula merahnya hingga mendidih.
  4. Kemudian angkat rebusan gula merah dan geprekan bawang putih, kemudian masukkan air perasan jeruk nipis bersama 4 sendok madu tersebut.
  5. Aduk supaya merata semua bahan, kemudian dinginkan dan saring supaya ampas bahan-bahannya tidak ikut diberikan pada burung Pleci. 

Cara pemberian pada Pleci

  • Jika Pleci masuk dalam kategori bahan yang baru dibeli dari ombyokan, pemberian bisa setiap hari setelah penjemuran dalam porsi 1 cepuk kecil saja.
  • Jika burung sudah jadi atau sudah ngeriwik halus atau kasar, porsi pemberian 1 cepuk kecil seminggua 3 kali saja.


Pentingnya perubahan pola perawatan Pleci pada musim hujan


Memang musim hujan telah berlangsung semenjak bulan November tahun lalu, namun belakangan memasuki awal bulan Februari ini intensitas curah hujan cenderung lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Memasuki awal bulan Februari 2016, curah hujan tergolong tinggi. Hampir setiap hari dari pagi hari hingga sore atau malam selalu hujan dan matahari lebih sering bersembunyi dibalik mendung yang tebal.

Seperti kita ketahui, bahwa perawatan harian seekor burung pasti tidak akan lepas dari penjemuran. Demikian halnya dengan burung Pleci, penjemuran sangat menentukan terhadap performa dan kesehatan burung Pleci. Jika sedang memasuki musim-musim hujan seperti ini tentu kita harus merubah pola perawatan harian pada burung Pleci kesayangan kita.

Perubahan pola perawatan Pleci  pada musim hujan dirasa penting mengingat kita harus menyesuaikan kondisi cuaca dengan kondisi performa burung supaya tetap sehat dan tidak sampai sakit karena hujan dan cuaca yang selalu dingin. Lalu apa saja yang harus diperhatikan dalam perawatan Pleci pada musim hujan ?. Berikut ini lima faktor yang perlu Anda perhatikan untuk merawat Pleci pada musim hujan. 

Lima faktor dalam merawat Pleci pada musim hujan.

Penempatan sangkar.

Tempatkan sangkar Pleci di dalam rumah yang aman dan nyaman, pastikan sangkar digantung di tempat yang tidak bocor dan tidak terkena angin langsung. Bila perlu dan mencukupi, sangkar lebih baik full kerodong setiap sore hingga pagi harinya untuk menjaga kehangatan burung di dalam sangkarnya.

Pakan untuk Pleci.

Cek voer pakan kering di dalam cepuknya, pastika voer tidak rusak karena terkena tetesan air hujan. Biasanya jika kita ceroboh, voer akan mengumpal dan menjamur akibat terkena tetesan air hujan.

Berikan pakan EF berupa UH atau Ulat kandang dalam porsi yang lebih banyak dari hari-hari biasa, hal tersebut untuk lebih melengkapi kebutuhan nutrisi hewani untuk burung.

Mandi burung Pleci.

Untuk mandi burung Pleci, lebih baik jangan terlalu dipaksakan mandi jika curah hujan sedang tinggi-tingginya. Lebih baik Sobat sediakan saja air bersih dalam cepuk yang selalu terkontrol dan diganti.

Pleci jika sedang ingin mandi sendiri, biasanya ketika hujan dan melihat air dalam cepuknya bersih burung akan mandi dengan sendirinya.

Penjemuran.

Penjemuran merupakan problem utama disaat musim-musim penghujan seperti saat ini, cara penjemuran burung jika curah hujan sedang tinggi bisa Sobat lakukan jika matahari sedang terlihat bersinar.

Saat itulah bisa cepat-cepat Sobat lakukan penjemuran meskipun panas hanya berlangsung 1 atau 2 jam saja, segera jemur secukupnya dan masukkan kembali burung ke dalam rumah ketika mendung mulai terlihat muncul lagi.

Kebersihan sangkarnya.

Udara yang lembab dan basah sangat berpotensi mempercepat tumbuhnya jamur, kotoran yang berada di dasar sangkar jika dibiarkan berhari-hari dalam cuaca yang lembab dan basah seperti saat ini akan berpotensi menjadi jamur di dalam sangkar.

Jamur jika dibiarkan akan cukup berbahaya bagi kesehatan burung di dalam sangkar, jadi rutin setiap pagi membersihkan kotoran di dasar sangkar akan lebih baik untuk menjaga kesehatan dan kebersihan sangkar pada musim hujan.

Lima tips dan pola perawatan burung Pleci pada musim hujan tersebut dikumpulkan dari berbagai sumber dan ditulis ulang di blog kicau193 ini, semoga artikel ini bermanfaat dan berguna bagi Sobat kicau mania dan Pleci mania di tanah air. Salam

Cara mudah merawat Pleci bakalan cepat bunyi

Rahasia perawatan burung Pleci bakalan yang dibeli dari sangkar ombyokan agar bisa cepat bunyi ngeriwik ini, kicau193 dapatkan dari berbagai sumber terpercaya dan sudah sering dicoba oleh pencari bakat burung Pleci, dan hasilnya cukup memuaskan.


Rata-rata jika burung Pleci pilihan dari ombyokan benar berjenis kelamin jantan, dengan perawatan ini maka dalam 2 minggu saja burung sudah bisa bunyi ngeriwik. Memang untuk membedakan dan memilih burung Pleci jantan dalam sangkar ombyokan bukan perihal mudah, karena perbedaan burung Pleci jantan dan betina hampir tidak ada bedanya jika dilihat secara fisiknya.
Untuk cara membedakan dan memilih burung Pleci jantan dan betina, Sobat bisa membacanya di artikel perbedaan pleci jantan dan betina. Baik, oke mari kita kembali pada cara merawat Pleci bakalan supaya cepat bunyi. Berikut ini cara perawatannya :

  1. Tempatkan burung dalam koloni barunya dengan cara memisahkan terlebih dahulu burung Pleci jantan yang terlihat dominan dalam koloni tersebut, tujuannya supaya burung Pleci yang baru dibeli tersebut merasa tidak ada yang mengintimidasinya dalam koloni barunya tersebut.
  2. Perawatan harian tetap disamakan dengan perawatan burung-burung Pleci lainnya, baik pengembunan, penjemuran maupun pakan dan lain-lainnya.
  3. Seperti burung Pleci lainnya, berikan juga pakan buah seperti pisang atau pepaya. Sedangkan voer tetap sediakan juga agar burung terbiasa juga dengan pakan kering tersebut.
  4. Selain buah dan voer, 1 pakan yang harus kita berikan supaya burung bakalan cepat bunyi yaitu ulat hongkong yang putih. Berikan UH putih sebanyak 10 ekor pagi hari dan 10 ekor sore harinya selama 2 mingguan.

Dengan pemberian porsi ulat hongkong tersebut, biasanya dalam waktu kurang dari 2 minggu burung sudah mulai bunyi ngeriwik jika burung dipisahkan dari koloninya. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Burung Pleci, sikecil yang semakin ngetop


Selain mencari sumber informasi dari teman-teman kicau mania lain untuk admin jadikan artikel di blog ini, admin kicau193 juga sering sekedar nongkrong di kios-kios atau penjual burung di kota Cilacap.
Demikian halnya ketika bertanya pada penjual-penjual burung tentang burung apa yang sedang tren dan laris, ternyata banyak penjual burug yang menjawab Burung Pleci. Bisa dikatakan popularitas burung Pleci mampu mengalahkan burung-burung besar lainnya.

sangkar pleci, cungkok
Penggemar Pleci di Singapura, sumber grup FB Mata Puteh
Kicau mania pemain lama ataupun pemula banyak juga yang sengaja keliling dari kios ke kios burung hanya untuk berburu Pleci bahan dari ombyokan, biasanya mereka mencari/membeli Pleci hanya sekedar untuk klangenan atau ada juga yang membeli untuk dijadikan jagoan lomba.
Harga yang masih cukup terjangkau oleh siapapun dan juga perawatan dan sangkar yang tidak terlalu merepotkan menjadikan Pleci banyak diburu oleh penghobi burung kicau.
lomba pleci
Suasana lomba Pleci di Singapura, Sumber Mata Puteh
Burung Pleci kacamata mulai populer di tanah air semenjak tahun 2010, namun menurut sumber yang lain jauh sebelum Pleci populer di tanah air, burung Pleci sudah terlebih dahulu populer di negeri tetangga seperti Singapura, Malaysia dan juga Hongkong. Bahkan di Singapura dalam setiap ajang perlombaan burung Pleci, gantangan sangkar lombanya bisa mencapai 200 sangkar banyaknya. Hingga akhirnya demam burung Pleci pun menjalar ke tanah air hingga saat ini.

Dengan semakin banyaknya penggemar Pleci dari hari ke hari, perlahan-lahan harga burung Pleci juga mulai berubah, jika dahulu harga Pleci ombyokan bisa dibeli dengan harga Rp. 5.000 s/d Rp. 7.000,- maka pada saat ini atau tepatnya 5 s/d 6 bulan belakangan, harga Pleci bisa mencapai Rp. 40.000 s/d Rp. 50.000 per ekornya untuk harga bakalan kondisi ombyokan.

Sedangkan harga Pleci pisahan yang sudah terpantau ngeriwik dan pasti jantan, biasanya penjual burung mematok harga sekitar Rp. 100.000,- s/d Rp. 120.000,- setiap ekornya. Untuk Pleci yang sudah ngeroll dan ngalas bukpar namun belum prestasi biasanya dijual mulai harga sekitar Rp. 200.000,- s/d Rp. 350.000,-

Bahkan untuk Pleci yang sudah memiliki prestasi lomba dengan aneka tropi dan piagam, harganya bisa tembus hingga Rp. 1.000.000,- s/d Rp. 3.000.000,- tergantung dengan prestasi, kualitas dan juga materi isian burung tersebut.

Di Indonesia sendiri terdapat bermacam jenis burung kacamata yang sering dijadikan burung lomba dan burung klangenan di rumah, seperti Pleci Buxtomi, Black Capped, Salvadori Enggano, Auriventer, Dakun Maput, Dakun Macok.

Dari beberapa jenis tersebut, yang paling banyak dan mudah kita jumpai yaitu jenis Pleci Dada kuning mata coklat dan Pleci Buxtomi, sedangkan peringkat selanjutnya yaitu jenis Dada kuning mata putih.

Jenis dakun maput termasuk burung kacamata favorit yang banyak dicari oleh Pleman untuk dijadikan gacoan lomba, karena kemampuan kicau dan volumenya bisa melebih dakun macok lokal.

Mengenal Pleci sudah siap untuk lomba

Membawa burung Pleci untuk dibawa ke perlombaan memang tidak bisa asal bawa dan diikutkan perlombaan, kita harus memastikan burung benar-benar sudah siap secara kualitas dan juga mentalnya.
Pleci mania pemain lomba biasanya berani membawa burung untuk perlombaan jika burung sudah siap secara mental, Pleci yang mentalnya sudah mapan biasanya sudah berusia lebih dari 1 tahun dalam perawatan.
lomba pleci
Suasana lomba Pleci
Burung dalam usia di kandang lebih dari 1 tahun, biasanya sudah dewasa dan sudah mapan, ditandai dengan kebiasaan burung yang sering ngalas dan ngeroll meskipun dipindah-pindah cantelan sangkarnya. Namun memang meskipun ketika di rumah, burung sudah ngeroll dan ngalas terus, belum tentu ketika di atas gantangan juga akan demikian. Problem tersebut sering sekali terjadi pada burung Pleci ketika dibawa di sebuah Latber atau Latpres.

Untuk itu jika Anda ingin menjadikan dan melatih Pleci kesayangan Anda untuk perlombaan, caranya bisa dimulai dengan mengkondisikan cantelan sangkar seperti di gantangan lomba. Buatlah gantangan dengan ketinggian seperti di perlombaan. Coba cantel/gantang sangkar pada gantangan simulasi lomba tersebut, jika burung tetap ngalas dan ngeroll di atas gantangan simulasi tersebut, biarkan saja terlebih dahulu dan kemudian sangkar bisa kita dekati di bawahnya.
mandi malam untuk pleci
Mandi malam untuk Pleci menjelang lomba
Perhatikan reaksi burung yang sedang ngalas dan ngerol di atas gantangan simulasi, jika burung berhenti ngalas dan ngerollnya, maka menandakan burung belum siap dibawa ke gantangan lomba karena masih takut jika didekati orang/juri lomba.

Tetapi jika burung tetap melanjutkan ngalas dan ngerolnya tanpa memperdulikan kita yang mendekati sangkarnya, maka menandakan burung sudah mulai memiliki keberanian dan mental ketika berada dalam suasana perlombaan burung yang banyak ditonton orang.

Berteman dengan banyak Pleci mania, menjadikan kita bisa berbagi dan sharing tentang perawatan burung Pleci baik harian maupun menjelang lomba. Demikian juga dengan halnya dengan saya, berikut ini tips perawatan harian dan juga perawatan lomba burung Pleci dari teman-teman Pleci mania yang saya tulis kembali di blog ini.

Perawatan harian Pleci.

  1. Mandi malam rutin dengan menyemprot burung hingga basah, lakukan sekitar pukul 19:00 s/d 21:00 malam.
  2. Selesai mandi malam, tempatkan sangkar di tempat yang terang namun tidak terkena angin langsung sambil diberi Kroto dan Ulat hongkong putih.
  3. Setelah kering, kerodong sangkar hingga paginya saat pengembunan.
  4. Saat matahari mulai muncul, buka kerodong kemudian semprot burung untuk mandi pagi sambil dijemur hingga sekitar pukul 10:00 pagi.
  5. Selesai penjemuran, burung bisa diberi Kroto dan Ulat Hongkong kembali untuk kemudian diangin-anginkan di tempat yang sejuk dan nyaman selama 15 menitan.
Jika selesai penjemuran, burung terus bersuara call diikuti dengan ngalas dan ngeroll tanpa takut kita dekati, maka burung bisa dianggap siap secara mental untuk diikutikan perlombaan. Namun jika burung hanya bersuara call kemudian ngeriwik-iwik saja maka burung belum bisa kita bawa ke perlombaan.

Perawatan Pleci menjelang lomba.

  1. Lakukan mandi malam sebelum esoknya lomba, beri kroto dan ulat hongkong 3 ekor setelah mandi.
  2. Selesai mandi, bulu sudah kering maka sangkar bisa dikerodong hingga esok harinya.
  3. Sampai di lapangan, sebelum digantang, buka kerodong selama 10 atau 30 menitan dan biarkan Pleci berbunyi sesukanya dan kemudian krodong kembali sangkarnya hingga naik lomba.
  4. Ingat, sebelum lomba pastikan sangkar sudah bersih dari sisa-sisa makanan dan juga lepas dan cabut cepuk-cepuk pakan dan minuman ketika perlombaan.
Demikian Sobat Pleci mania, semoga artikel ini bermanfaat dan berguna.

Gambas pakan alternatif untuk Pleci

Sayuran gambas atau oyong selain biasa dikonsumsi oleh manusia untuk sekedar direbus atau dibikin sayur, Oyong juga biasa diberikan pada burung kenari sebagai pakan tambahan. Pagi ini Admin mencoba
memberikan buah gambas/oyong pada Pleci kesayangan karena kehabisan buah pisang dan pepaya,  dan ternyata hasilnya cukup menggembirakan, burung terlihat sangat menyukai dan baru beberapa jam gambas sudah terlihat termakan hampir separuhnya.
pakan pleci, pakan burung
Gambas atau Oyong
Tentu ketika kita memberikan buah dan pakan pada burung kesayangan akan lebih baik jika kita juga mengetahui manfaat dari sisi kesehatan dan nilai kandungan gizi bagi burung, sehingga apa yang kita berikan pada burung bisa berguna dan bermanfaat positif.

Menelisik dan mencari informasi manfaat dari buah gambas atau oyong, ternyata manfaat dan kegunaannya bagi manusia atau hewan yang memakannya cukup baik dan mengandung banyak gizi. Berikut ini manfaat dari memakan buah oyong atau gambas.

Melancarkan peredaran darah.

Oyong dipercaya mampu melancarkan peredaran darah bagi tubuh, jadi jika dimakan Pleci juga mampu membantu metabolisme dan peredaran darah burung.

Menyembuhkan penyakit nafas asma.

Oyong mentah yang dijus bisa untuk menyembuhkan penyakit asma dan pernafasan, jadi dengan oyong gangguan pernafasan burung bisa disembuhkan jika rutin diberikan.

Bisa menyembuhkan cacingan.

Cacingan dipercaya bukan hanya terjadi pada manusia, hewan dan burung pun juga berpotensi terkena cacingan, dengan memakan oyong potensi terserang cacing pencernaan pada burung bisa dikurangi.

Radang tenggorokan.

Buah oyong juga berkhasiat memyembuhkan sakit radang tenggorokan pada burung Pleci.

Selain manfaat-manfaat di atas, dalam setiap 100 gram buah oyong terdapat  kandungan vitamin yang berguna untuk tubuh sebagai berikut : 1.09 g protein, 17 mg calcium,1.6 mg iron, 5.6 lU vitamin A, 7 mg vitamin C.

Jadi tidak ada salahnya untuk rutin juga memberikan buah oyong atau gambas pada burung sebagai pakan buah-buahan pengganti buah lain seperti pisang, apel atau pepaya.

7 jenis burung pleci yang perlu Anda ketahui

Pleci kembali booming dan semakin banyak digemari oleh kicau mania di tanah air, hal tersebut terlihat dari semakin sering dan banyak lomba burung khusus pleci.
Dalam beberapa lomba burung umum, kelas Pleci yang semula tidak ada maka saat ini kembali dibuka dan nyatanya kelas tersebut selalu full gantangan.

Pleci selain mudah dalam perawatannya, murah harga bakalannya, burung Pleci juga sangat mengasyikan jika sudah bisa memiliki banyak isian lagu untuk kita nikmati dan bisa menjadi kebanggaan pemiliknya.
koloni pleci, burung kacamata
Koloni Pleci di alam liar
Bahkan burung Pleci jika sudah ngalas dengan ngalas isian bervariasi akan menjadikan harga burung semakin meroket tinggi dan mahal. Harga burung Pleci yang palin fantastis dirilis dalam sebuah media burung online terakhir yaitu sekitar 105 Juta rupiah, adalah seekor Pleci Auriventer milik seorang Pleman dari Surabaya.

Auriventer merupakan jenis Pleci lain yang memiliki postur tubuh lebih besar dibanding Pleci lain di tanah air, Auri banyak digemari di negara lain di asia seperti Singapura, Malaysia, Vietnam dan lainnya.

Adapun Pleci yang banyak dipelihara dan sering digunakan untuk perlombaan oleh Pleman di tanah air banyak ragam dan jenisnya, untuk itu jika Anda ingin mengetahui jenis Pleci yang banyak dipelihara oleh Pleman tanah air silahkan simak ulasannya di bawah ini tentang 7 jenis burung Pleci yang wajib Anda ketahui :

Jenis-jenis burung Pleci kaca mata.

  1. Pleci Buxtoni, jenis pleci kecil dengan dada abu-abu, punggung hijau zaitun ini memiliki garis kuning di tengah dadanya. Memiliki ukuran tubuh hampir sama dengan pleci dakun mata coklat, buxtoni memiliki suara nyaring dan jernih mengkristal. Jenis ini juga cukup banyak dipelihara untuk dilombakan.
  2. Pleci Montanus, Pleci gunung biasa Pleman menyebutnya. Jenis pleci ini memiliki ciri badan lebih besar dan panjang, bagian dada Montanus berwarna abu-abu juga, bagian punggung agak kuning kehijauan sampai sayapnya, bagian mata Montanus berwarna putih. Jenis Pleci ini memiliki suara yang keras dan kasar dibanding Pleci Buxtoni.
  3. Pleci Salvadori Enggano, kaca mata jenis ini memiliki ciri suara dan laguan yang lebih keras dan lantang. Dengan badan besar seperti jenis Auriventer, Pleci Enggano memiliki ciri dada abu-abu gelap, bagian kepala agak hitam sedangkan bagian punggung agak kekuningan.
  4. Pleci black capped, jenis Pleci black capped memiliki ciri khas hampir mirip dengan Salvadori Enggano dengan bagian kepala terdapat warna hitam. Black Capped memiliki warna dada abu-abu juga dan bagian punggungnya kuning kehijauan, jenis ini memiliki postur tubuh lebih kecil dari auri namun lebih besar dari Buxtoni.
  5. Pleci mata putih, jenis burung Pleci dakun maput ini merupakan jenis burung kaca mata favorit Pleman di tanah air. Pleci maput atau terkenal dengan sebutan Pleci Muria memiliki harga cukup mahal, karena memiliki kemampuan bertarung yang tangguh di atas gantangan Selain berjiwa petarung, Pleci muria juga bisa lebih variatif isian lagunya dan keras dalam berkicaunya.
  6. Pleci dakun macok, jenis pleci ini paling banyak dipelihara Pleci mania dan masih mudah kita jumpai di kios-kios atau pasar burung. Pleci mata coklat juga merupakan jenis kaca mata favorit pleci mania, jenis ini memiliki suara yang cukup jernih dan keras meskipun tidak sekeras dan variatif Pleci mata putih. Dakun macok memiliki ciri dada kuning, punggung hijau kekuningan dan iris mata berwarna coklat.
  7. Pleci auriventer, burung kaca mata ini tergolong langka dan memiliki harga bakalan yang cukup mahal sekitar 150 s/d 250 untuk bakalannya. Memiliki postur tubuh besar, panjang dan ramping menjadikan Auri bisa mengalunkan suara yang keras namun merdu. Dengan ciri dada berwarna abu-abu, punggung hijau tua dan bagian alis mata Auri sangat eksotis dengan warna lingkar mata putih tebal. Auri banyak dijumpai di Pulau Sumatera, beberapa kali saya jumpai di forum-forum klub burung ada yang menawarkan jenis Auri dan disebutkan berasal dari Aceh.
Adapun dari beberapa jenis di atas yang disebutkan, beberapa jenis Pleci yang masih mudah kita jumpai di kios dan pasar burung saat ini hanya jenis Dada kuning mata coklat dan Buxtoni saja. Jenis lain seperti Montanus, Black Capped, Auriventer dan Muria sangat sulit dijumpai dan kalaupun ada biasanya langsung diserbu oleh Pleci mania.



Supaya bulu pleci tidak berubah kusam

Membeli burung selain melihat kicauan, bentuk fisik burung dan kesehatannya, kita juga perlu melihat kerapihan dan warna dari bulu-bulu pada burung yang akan kita beli.
Demikian halnya dengan burung Pleci, ketika kita melihat warna bulu pada Pleci berwarna hijau mengkilap dan rapi tentu akan senang melihatnya.
pleci dakun maput
Pleci berbulu hijau kusam
Kerapihan dan warna bulu pada burung Pleci juga dipercaya membawa dampak psikologis pada diri burung tersebut, jika dianalogikan bulu seperti selembar baju pada burung. Jika bulu-bulu pada burung Pleci terlihat rapih dan berwarna hijau mengkilap tidak buram atau kusam maka burung akan lebih percaya diri ketika tampil diantara pleci-pleci lainnya apalagi Pleci betina.

Warna bulu pada burung pleci rumahan tentu tidak akan terlepas dari rawatan kita selaku pemilik pleci tersebut, jika kita asal-asalan dalam perawatan hariannya semisal pakan seenaknya gonta-ganti jenis pakan kering seperti voer atau penjemuran yang terlalu lama setiap harinya, maka bulu Pleci akan cepat rusak dan kusam.
Pleci masih berwarna hijau mengkilap
Lain halnya jika kita rajin memandikan burung, pakan teratur dan juga penjemuran tidak asal-asalan tentu burung akan terlihat rapih pada bulu-bulunya. Namun untuk lebih jelasnya akan dijelaskan pada uraian di bawah ini, bagaimana menjaga bulu Pleci supaya tidak berubah menjadi kusam warnanya.

Sebab warna bulu Pleci berubah jadi kusam.

Perubahan warna bulu bisa disebabkan beberapa faktor dari luar, sebagai berikut :
  • Voer sering berganti-ganti jenis dan merk.
  • Pakan yang diberikan hanya berupa pakan kering, buah-buahan sangat kurang.
  • Penjemuran terlalu lama dan sering dijemur berjam-jam dalam panas yang terik.
  • Jarang sekali dimandikan atau diberi cepuk besar untuk mandi.
  • Perubahan juga bisa disebabkan oleh keturunan.

Bagaimana menjaga supaya bulu Pleci tidak berubah warna dan menjadi kusam.

  1. Sebelum menjadi berubah warna, ada baiknya Sobat kicau mania bisa mencoba perawatan di bawah ini. Namun jika burung sudah terlanjur berwarna kusam tidak bisa berubah menjadi mengkilap lagi ya..he3x, jadi hanya menjaga burung yang masih mengkilap supaya tidak menjadi kusam.
  2. Hindari gonta-ganti merk voer secara mendadak dan langsung ganti tanpa pencampuran voer baru dengan lama terlebih dahulu.
  3. Berikan buah-buahan secara berkala, semisal 2 s/d 3 kali dalam seminggu, buah bisa pisang, tomat, apel, jeruk dan lain sebagainya.
  4. Coba berikan EF lain seperti tepung daging atau tepun udang alami.
  5. Penjemuran cukup sampai dengan pukul 10:00 pagi saja, jangan lebih dari itu, hal tersebut juga sambil melihat kondisi teriknya matahari.
  6. Rutin mandikan burung menggunakan sampo khusus burung, atau jika tidak ada sampo burung bisa juga menggunakan sampo bayi sedikit saja, supaya parasit dan jamur pada bulu bisa berkurang atau hilang.
  7. Vitamin burung, pemberian vitamin-vitamin yang dicampur dalam pakan burung juga bisa Anda berikan namun tetap terkontrol dan jangan berlebihan sehingga bisa menjaga kondisi kesehatan burung dan ikut mempercantik warna pada bulu Pleci.
Demikian artikel mengenai penyebab dan pencegahan supaya burung Pleci warna bulunya tidak berubah jadi buram dan kusam, selamat mencoba dan semoga bermanfaat juga. Salam kicau

Benarkah harga Pleci tembus hingga 95 Juta

Euforia dan popularitas burung Pleci kian hari dirasakan kian ramai dan semakin banyak penggemarnya. Bahkan ada sebuah artikel di media online mediaronggolawe ditulis Pleci bernama Kayana milik Novan dari Bandung ditawar sebesar 95 Juta rupiah, luar biasa !

Demam burung pleci memang kembali muncul, terbukti dengan latber-latber rutin yang semula sudah menghapus dan menghilangkan kelas burung Pleci, bahkan saat ini sudah kembali membuka kelas gantangan untuk Pleci.
pleci daput
Pleci daput
Hampir pada setiap Latber pada kelas Pleci, peserta selalu full dan bahkan di beberapa latber rutin di Cilacap selalu dibuka kelas tambahan khusus untuk burung Pleci.

Ramainya kembali burung Pleci dikarenakan burung kecil berkacamata dengan warna bulu hijau tersebut bisa dimiliki dan dinikmati berbagai kalangan dari kalangan atas hingga anak-anak remaja dengan kantong pas-pasan. Dengan hanya bermodal Rp. 30.000,- s/d Rp. 40.000,- kita sudah bisa memilih burung Pleci bakalan di dalam kandang ombyokan, jika cermat dan sedang beruntung maka kita bisa mendapatkan bahan Pleci dengan kualitas juara.

Jika pada Latber burung, panitia biasanya mematok tiket Latber cukup murah dan terjangkau, bahkan ada juga Latber khusus Pleci tiketnya dijual dengan harga mulai Rp. 5000,- saja. Hal tersebut menjadikan burung Pleci kembali naik pamor dan kembali banyak digemari oleh kicau mania dimanapun di Tanah Air.

Harga Pleci tembus 95 Juta rupiah, benarkah ?

Membaca di sebuah media burung online, mediaroggolawe dot com ditulis sebuah artikel tentang Pleci  Kayana milik Om.Novas yang ditawar dengan harga fantastis hingga 95 Juta rupiah, kicau193 cukup kaget dan terheran-heran melihat tawaran Pleci hingga tembus nyari 100 Juta rupiah.
Om.Novan bersama Pleci Kayana seharga 95 Juta
Terlepas masalah nominal harga, hal tersebut membuktikan jika pamor dan popularitas burung Pleci ternyata mampu dan bisa mensaingi burung-burung besar sekelas Murai batu, Cucak Hijau atau Kacer.

Menurut survey dari beberapa pedagang dan kios-kios burung di Cilacap, popularitas burung Pleci memang mampu mengalahkan minat beli kicau mania terhadap burung-burung besar lainnya. Pleci banyak dicari dan diburu oleh Kicau Mania terutama Pleci Mania di kota Cilacap.

Sumber gambar :  mediaronggolawe dot com

Menjodohkan dan beternak pleci



Cara beternak burung Pleci | Meskipun Burung Pleci termasuk burung yang murah dan terjangkau untuk harga burung bakalannya, namun dari hari ke hari kebutuhan akan burung bakalan Pleci semakin meningkat seiring dengan semakin ramainya lomba dan komunitas penyuka burung Pleci.

Karena permintaan yang semakin meningkat, sedangkan kondisi burung di alam bebas semakin hari semakin menurun maka lambat laun jika hal ini dibiarkan terus akan menjadikan Pleci sebagai burung yang punah dan hilang dari alam.
Sepasang burung Pleci
Tidak ada pilihan lain selain kita harus berpikir bagaimana cara kita untuk belajar breeding burung Pleci, sehingga Pleci masih tetap bisa eksis dan kita dapatkan dengan mudah, yaitu Pleci hasil ternakan rumah bukan Pleci bakalan dari hutan. Beternak selain bisa ikut melestarikan burung Pleci dari kepunahan, dengan ternak juga kita bisa mendapatkan burung bakalan muda yang bisa dengan mudah kita master dan setting sesuai keinginan kita.

Bagaimana cara memulai beternak burung Pleci ?

Pertanyaan tersebut beberapa kali muncul di blog saya, namun saya belum bisa memberikan gambarannya tentang ternak Pleci, hari ini kebetulan ada dari grup facebook sharing tentang cara beternak burung Pleci supaya jadi/berhasil. Berikut saya tuliskan kembali di blog ini tentang langkah dan cara beternak burung Pleci.

Pemilihan indukan pleci.

Indukan Pleci, sediakan dan persiapkan burung calon indukan yang sudah dewasa dan minimal berusia di atas 1 Thn. Burung Pleci betina dipilih dengan spesifikasi jinak-jinak lalat, tidak takut dengan kita/manusia, sedangkan burung jantan pilihlah jantan yang sudah ngalas terus dan gacor. 

Pemilihan jantan yang gacor bertujuan supaya memancing betina untuk suka dan mau dijodohkan.
Piyikan Pleci, sumber gambar grup Pleci Indonesia

Urutan penjodohan.


  1. Dimulai dengan mendekatkan sangkar kedua bakal induikan jantan dan betina selama 1 s/d 2 minggu, selama proses pendekatan untuk dijodohkan berikan pakan hewani dengan protein bagus seperti kroto dan ulat hongkong.
  2. Setelah proses pendekatan sangkar selama 1 atau 2 minggu, coba kandang dipisahkan tidak saling melihat, perhatikan bagaimana reaksi kedua bakal calon indukan.
  3. Jika dalam proses dijauhkan, kedua bakalan saling memanggil dan bersahutan, menandakan jika proses perjodohan mendekati keberhasilan.
  4. Setelah burung dicoba dipisah dan menunjukkan hasil seperti di atas, maka pada malamnya burung coba disatukan dalam sebuah sangkar. Biasanya setelah dipisah pejantan akan mencoba mendekati dan merayu betinanya sambil ngeriwik-ngeriwik dengan membawa bakalan susuhan sangkar. Namun jika mendapati pejantan terlalu agresif mengejar betinanya, lebih baik coba dipisahkan kembali terlebih dahulu dalam beberapa hari, kemudian bisa disatukan kembali.
  5. Jika burung sudah berjodoh, berikan terus pakan berprotein supaya birahi burung bisa maksimal dan terjaga.
  6. Penjemuran juga harus tetap dilakukan selama proses penjodohan, minimal setengah jam sehari selama burung belum bertelur di sangkarnya.
  7. Biasanya setelah bertelur, proses pengeraman telur hingga menetas sekitar 2 mingguan atau 12 s/d 15 hari.
  8. Jika telur berhasil menetas dan piyikan Pleci sudah ada, maka yang Sobat perlu persiapkan yaitu pakan voer bergizi dan buah-buahan harus selalu tersedia di dalam sangkar.

Bagaimana sangkar yang ideal untuk beternak Pleci ?


  • Gunakan sangkar yang luas juga bisa, dengan minimal ukuran sangkar 30x30x45cm.
  • Sediakan juga di dalam sangkar serabut sangkar dari serat nanas, letakkan di dekat tangkringan.
Selamat mencoba buat Pleman semua dimana pun berada, semoga bisa sukses mencoba beternak burung Pleci sendiri di rumah. Semoga bermanfaat.

Artikel dan gambar dikutip dari : grup Facebook Pleci Mania Indonesia.

Khasiat dan manfaat ulat hongkong untuk Pleci

Pleman atau pleci mania pasti sudah tidak asing lagi dengan pakan ekstra fooding berupa ulat hongkong dalam perawatan sehari-hari untuk burung Pleci. Namun banyak juga pleci mania yang tentunya belum ngerti khasiat dan manfaat apa yang berguna untuk burung Pleci dari pakan EF Ulat hongkong.
Sebagian pleci mania hanya asal kasih dan berikan pakan ulat hongkong untuk pleci kesayangannya.
Ulat hongkong
Beberapa pleman biasa memberikan pakan berupa ulat hongkong dengan cara terjadwal dalam jumlah yang terukur dalam harian maupun menjelang lomba. Namun ada juga Pleman yang asal kasih ulat hongkong pada burung Pleci kesayangannya tanpa takaran dan ukuran, semisal pagi ada 2 ekor ulat hongkong putih/ganti kulit kemudian siang ada 4 maka langsung berikan saja, merupakan salah satu contoh pemberian UH yang tidak terukur.

Ulat hongkong dipercaya oleh para Pleci mania mampu mendongkrak birahi, stamina dan jiwa fighter pada burung Pleci. Dengan pemberian pakan ulat hongkong Pleci dianggap bisa untuk dikondisikan, sehingga bisa menjadi burung yang berjiwa petarung meskipun burung Pleci bukan jenis burung fighter.

Memperhatikan para jawara penyuka burung Pleci biasanya akan memberikan beberapa ekor Ulat Hongkong yang putih beberapa menit menjelang burung naik gantangan untuk dilombakan. Biasanya ulat hongkong yang diberikan berupa UH yang sedang berganti kulit yaitu memutih cangkangnya, kalaupun pemberian ulat hongkong yang sedang coklat keras bisa diberikan namun kondisi ulat hongkong sudah diambil kepalanya sehingga UH tidak menggigit tenggorokan Pleci ketika ditelan.

Jadi khasiat dan manfaat ulat hongkong sendiri untuk burung Pleci oleh para Pleci mania yaitu, UH mampu membuat badan burung menjadi hangat kemudian membuat burung birahi dan memiliki semangat untuk bertarung di atas gantangan lomba burung Pleci. Namun demikian, pemberian porsi dan jumlah UH harus terukur dan jangan terlalu banyak, beberapa kicau mania menganggap terlalu banyak UH tidak baik bagi kesehatan mata burung.

Wawancara dengan Haji Tatang seputar burung Pleci dan rawatannya

Tertarik dengan penampilan dan kiprah Haji Agus. Tatang yang merupakan Pleman dari Garut sekaligus ketua PCMI Garut. Kang Haji selalu terlihat di setiap event besar burung Pleci, sebutlah di Latber ulang tahun gantangan Passlom atau di Latber Pleci KPK di Kulon Progo Jogja.
Jauh-jauh dari kota Garut, Haji Agus Tatang masih menyempatkan untuk bisa ikut meramaikan event Latber burung Pleci.
Kang Haji Agus Tatang
Selain dedikasi dan kecintaannya pada burung Pleci, yang membuat saya tertarik yaitu penampilan Haji Tatang yang yang cukup unik dan eksentrik di setiap lomba burung Pleci. Tampil dengan topi ala koboi dan celana jeans belel sepertinya bisa menjadi daya tarik dan ciri khas tersendiri, sehingga bisa menciptakan jati diri dan image unik untuk Kang Haji.
Latber Pleci Passlom Cilacap
Hal tersebut yang akhirnya membuat saya tertarik untuk mencoba mengenal sedikit sosok Haji Agus Tatang dari PCMI Garut, berikut ini hasil wawancara via facebook semalam bersama Kang Haji. Ternyata beliau tidak pelit informasi lho..silahkan disimak obrolannya.

Pagi Om, maaf keberatan nggak kalau saya ingin wawancara online tentang rawatan burung Pleci milik Om Agus Tatang ?
Hehehehe….nggak masalah sih !, asalkan pertanyaan paling tidak bisa dikonsep dengan baik karena kadang selama ini kalau para sahabat Kang Haji ketika bertanya sering kurang berurutan…

Oke deh Om, maaf saya panggil Kang Haji saja ya Kang untuk memulai wawancara ini.. Semenjak kapan Kang Haji menyukai burung Pleci kacamata dan dari mana awalnya bisa jatuh cinta sama Burung Pleci ?
Saya mengenal burung Pleci dari H. Andris dan H. Andri, tepatnya sebelum munas Pleci Mania Indonesia di Bandung sekitar bulan Juni 2012, akan tetapi sebelumnya Kang Haji juga sudah menyukai burung kicau lainnya..

oo jadi sebelumnya memang sudah menyukai burung kicau, hanya mulai menyukai Pleci semenjak thn 2012 ya Kang.. Kalau Kang Haji sendiri sekarang di rumah punya berapa Pleci..?
Kalau Pleci sendiri di rumah ada sekitar 40 ekor lebih, dari berbagai jenis burung Pleci seperti Dakun Maput, Dakun Macok, Dakun Bali, Buxtoni, Monty, Kecial Lombok, Auri, Black Capped.. dari 40 ekor tadi ada yang dari ombyokan, bahan dan mulai ngeriwik, bahan prospek dan siap lomba..
Team Pleci Kang Haji Agus Tatang
Wow…dengan jumlah segitu banyak, rawatan harian bagaimana Kang..apa dibantu assisten atau bagaimana..?
Mungkin bukan assisten, tapi Keluarga besar yang kebetulan juga menyenangi burung Pleci seperti Adik Kang Haji dan keponakan..jadi kami merawat sama-sama..

Oo gitu ya, jadi kebetulan Keluarga besar menyukai burung kicau semua. Kalau pembelian Pleci, Kang Haji kebanyakan membeli dari teman yang sudah jadi atau ada juga yang ngombyok..?
Kang Haji kebanyakan beli yang sudah jadi dan yang jual butuh atau saya membelinya dari Pleci mantan juara lomba..

Jadi kebanyakan beli dari teman, beli burung yang sudah jadi yah..Kalau perawatan harian bagaimana Kang..pagi-siang dan sore..?
Sebenarnya berpariasi dalam sebuah rawatan di burung Pleci, gimana kondisi dan pleci yang didapat ! tapi khusus untuk Pleci-pleci mapan dan sudah siap lomba berbeda dengan Pleci bahan dan Pleci selesai mabung..

kalau pengembunan biasanya kang haji lakukan untuk pleci2 bahan atau pleci yg baru beres dari mabung agar mulai lagi terpancing melantunkan lagu2nya juga sebagai upaya lebih bisa menghirup udara pagi hari yg banyak mengandung oksigen segar di pagi hari... untuk Pleci lomba biasanya hanya sesekali saja pengembunannya..
Voer racikan Haji Tatang, merk Dosen Cinta
Pakan harian yang selalu tersedia di sangkar apa saja Kang ?
Untuk pakan harian berupa voer, buah seperti apel, jeruk dan mentimun…untuk voer yang sekarang Kang Haji pakai selama kurun waktu 2 tahunan lebih memakai Voer racikan Kang Haji sendiri yang sekarang sudah tersebar ke teman-teman dekat…voer tersebut Akang kasih nama Voer DC singkatan dari Dosen Cinta, nama DC diambil dari salah satu nama burung Kang Haji yang sering berprestasi…

Oo iya..iya...satu pertanyaan lagi Kang..berapa harga Pleci Kang Haji yang paling mahal pernah dibeli...?
Ah..hanya 2jt 400 ribu itu berupa Pleci Dakun lokal mata coklat bernama Dosen Cinta ! ya itu mungkin DC nama burung Pleci yang bikin orang-orang penasaran ingin melihat tampilan pisik, suara, gaya dan prestasinya..

Baik, terima kasih wawancaranya Kang...sudah bersedia meluangkan waktu untuk chat di facebook...
Siap..Kang Haji sudah terbiasa saling beri share di masalah burung Pleci pada temen-temen sehoby Pleci, karena di Pleci selalu saja nggak bisa berhenti belajar dan memahaminya..

Demikian sedikit hasil wawancara dengan Kang Haji Agus Tatang dari PCMI Garut, totalitas dan keseriusan memang diperlukan untuk bisa menciptakan sesuatu yang dianggap kecil namun akhirnya bisa menjadi besar dan menghasilkan. Semoga bermanfaat..

Sumber gambar : grup Facebook dan akun facebook Haji Agus Tatang.

Top