Tips

Berita

Hewan

Kesehatan

Hobby

Makanan Burung

Memilih Anis kembang bakalan trotol


Keuntungan memilih membeli bakalan Anis kembang dari burung hasil tangkaran yaitu memiliki peluang yang lebih menguntungkan dibandingkan dengan membeli Anis kembang bakalan tangkapan hutan.
Membeli burung Anis kembang bakalan hasil tangkaran yang masih trotol selain mudah dalam memaster, mudah menjinakkan dan menurut senior-senior pemain burung Anis, dengan membeli Anis bakalan trotol katanya burung memiliki kecenderungan lebih rajin bunyi dan ngeplong.


Anis kembang trotol, sumber foto kicaumania.or.id
Namun demikian, ada hal-hal yang juga perlu Anda perhatikan dalam memilih Anis kembang trotolan sebelum memutuskan untuk membelinya supaya tidak kecewa di kemudian hari. Berikut ini tips dan caranya memilih Anis kembang Trotolan.

Ciri anis kembang trotol yang bagus.


  • Pilih burung Anis trotol yang terlihat agresif, sehat, lincah dan juga perhatikan bagian tubuhnya tidaklah cacat fisik.
  • Pilih burung trotol dengan postur tubuh proporsional, artinya burung secara fisik ukuran bagian paruh, kepala, sayap, badan dan lehernya terlihat seimbang dan bagus. Burung trotol dengan bentuk tubuh bagus dan proporsional cenderung memiliki mental yang baik.
  • Perhatikan bagian dada burung Anis kembang bahan, ketika Anda memilih bakalan Anis Kembang. Perhatikan bagian tulang dadanya, jika burung berjenis kelamin jantan maka bagian dadanya menonjol keluar dan tidak rata seperti burung Anis betina.
  • Perhatikan tatapan mata burung Anis kembang bakalan, jika burung memiliki pandangan mata menantang dan dingin maka burung tersebut memiliki mental yang baik dan bisa Anda pilih untuk dibeli.
  • Pilihlah burung Anis kembang bakalan dengan ciri paruh tebal, panjang dengan robekan pangkal paruh hampir mendekati bola matanya. Selain paruh, perhatikan juga kepala dan leher burung, pilih burung dengan kepala dan leher yang besar dan kuat. Burung dengan ciri-ciri tersebut biasanya memiliki karakter suara yang tajam dan keras.

Demikian referensi pemilihan burung Anis bakalan trotol, referensi tersebut semoga bisa membantu Anda ketika ingin dan memiliki rencana membeli burung Anis kembang bakalan yang masih trotol. Semoga bermanfaat.

Tips memilih burung bakalan tangkapan hutan


Burung-burung bakalan seperti Sirtu Cipoh, Prenjak, Ciblek, Pleci dan burung Tledekan sering kali dijual dalam kondisi masih bakalan hasil dari tangkapan pemburu burung dari hutan. Selain dijual dengan cara ombyokan, burung bakalan hasil tangkapan hutan juga dijual apa adanya dengan harga murah sehingga disukai pembeli burung yang mencari burung bahan murah.
tledekan
Tledekan bakalan biasa dijual dengan harga 250rb/ekor

Burung bahan tangkapan hutan biasanya dijual dalam kandang terpisah-pisah pada kandang kecil-kecil atau bisa juga dijual secara ombyokan, tentunya memilih burung dalam kandang ombyokan banyak membutuhkan trik dan kejelian memilih supaya tidak salah pilih dan tidak mengecewakan ketika kita pelihara di rumah, berikut ini trik membeli burung bakalan.

Bagaimana trik memilih burung bakalan tangkapan hutan.

Sore tadi kebetulan sempat ngobrol dengan seorang teman yang berprofesi sebagai pemburu burung kicauan dari hutan, menurut teman saya tersebut biasanya burung-burung tangkapan hutan yang dijual pada penjual/kios-kios burung merupakan burung hasil pilihan atau sudah disortir terlebih dahulu oleh pencari burung sebelum diantar ke kios-kios penjual burung.
Suasana pasar burung di Purwokerto
Jadi burung bakalan hasil tangkapan hutan akan dipilih yang terbaik terlebih dahulu untuk dijual sendiri oleh pencari burung dengan harga yang berbeda dibandingkan sisa pilihan yang akan didrop pada kios-kios penjual burung.

Para pencari burung hutan biasanya sudah sangat paham dan ngerti bagaimana ciri dan karakter burung tangkapannya yang akan memiliki prospek menjadi burung gacor dan bagus. Sehingga mereka dengan mudah membedakan antara burung bahan tangkapan hutan yang memiliki prospek, burung biasa saja atau burung kurang bagus.

Ciri burung tangkapan hutan yang prospek.

Menurut para pemburu burung, ciri mudah mengenali burung bakalan yang prospek adalah bisa diuji dengan mental burung tersebut. Jika burung memiliki mental dan bakat yang prospek serta bagus, meskipun burung dalam kondisi terperangkap atau menempel pada jebakan pemburu, maka  burung dengan mental baik akan tetap mau berbunyi/berkicau.

Biasanya burung prospek tangkapan hutan meskipun baru beberapa hari di dalam sangkar, burung sudah mau makan dengan lahap dan rakus. Burung dengan karakter cepat lapar dan memiliki kemauan makan yang tinggi biasanya memiliki mental bagus dan mudah sekali dikondisikan oleh kita pemiliknya.

Jadi ketika memilih burung bakalan tangkapan hutan, pilihlah burung jantan bermental baik yang terlihat sesekali mau berbunyi dan juga burung dengan selera makan tinggi meskipun berada dalam sangkar ombyokan.

Cara memperlakukan burung bakalan yang baru dibeli.

Jika Anda kebetulan baru saja membeli burung bakalan seperti Prenjak, Ciblek, Cipoh atau burung lain seperti Tledekan lebih baik kondisikan burung pada tempat tenang terlebih dahulu selama 3 hari atau 1 mingguan.

Kerodong sangkar selama masa pengkondisian tersebut, sesekali kontrol ketersediaan pakan seperti serangga, kroto atau ulat kandang jangan sampai kosong atau habis. Karena burung bakalan tangkapan hutan biasanya belum mau makan voer.


Selesai burung ditenangkan dengan cara dikerodong beberapa hari tersebut, burung bisa mulai dijemur beberapa jam saja kemudian kerodong dan tenangkan kembali. Lakukan hal tersebut selama 2 minggu atau 1 bulanan sebelum lepas kerodong full pada siang hari.

Cara tersebut cukup efektif dan berhasil, dan alhamdulillah saya juga sudah mencobanya. Semoga bermanfaat, selamat mencoba.

Cara memilih Cucak Hijau bermental bagus

Burung cucak ijo atau populer disebut ijoan merupakan salah satu burung favorit baik untuk lomba atau untuk klangenan saja di rumah. Selain warna dan tingkah lakunya yang unik dan enak dipandang, kicauan Cucak Ijo juga bisa sangat bervariasi menirukan aneka suara burung lain.

Ada dua jenis ijoan yang cukup populer di kalangan Ijo Mania, yaitu Ijoan Banyuwangi dan Ijoan Kalimantan. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. 

cucak hijau
Cucak hijau di alam bebas
Namun untuk memilih dan melihat Burung Cucak Ijo yang bagus rata-rata Ijo Mania senior lebih menekankan pada ciri fisik burung dan juga asal-muasal burung tersebut.

Memilih Ijoan yang bagus ?

Kemudian bagaimana cara memilih bahan Cucak Hijo yang bagus dan memiliki mental dan bakat juara untuk lomba ?. Menurut Ijo mania, ada beberapa cara untuk mengetahui seekor Burung Cucak Ijo memiliki mental yang bagus, yaitu sebagai berikut :
  1. Pilih Cucak Hijau dengan ciri postur tubuh panjang dan besar namun terlihat proporsional, dengan bagian kepala, leher, badan dan kaki terlihat seimbang.
  2. Pilih burung dengan paruh tebal dan besar, burung CI dengan ciri paruh seperti disebut konon memiliki suara dengan volume tajam.
  3. Pilih Ci dengan mata besar melotot, menonjol, kepala bulat, besar dan juga terlihat tebal. Ciri Cucak Ijo dengan kepala besar dan tebal menandakan burung bersifat cerdas dan mudah belajar.
  4. Bagian dada lebar dan gaha, bagian punggung melengkung, sayapnya mengepit rapat, kaki burung kokoh dan kuat mencengkeram.
  5. Perhatikan burung ketika bernafas, jika nafas tersengal-sengal dan berbunyi menandakan burung dalam kondisi kurang sehat. Pilih burung dengan ciri bulu rapih dan halus mlisik serta kotoran terlihat padat tidak cair atau berair.
Menurut Ijo mania yang sudah malang melintang dan berpengalaman dalam dunia Cucak Hijau, jika Anda akan membeli Ijoan berkualitas dari Banyuwangi maka pilihlah Ijoan Banyuwangi dari alas Purwo.

Sedangkan jika dari Kalimantan, pilih Ijoan Kalimantan yang berasal dari Berau. Jika Anda sudah mendapatkan Cucak Ijo berkualitas dan bermental juara, maka Anda tidak perlu repot melatihnya dan hanya tinggal merawat dengan baik serta memolesnya saja.


Hati-hati bakalan cucak hijau semiran

Sering kali kicau mania penyuka burung Cucak Hijau merasa tertipu ketika membeli burung CI bakalan di penjual burung dadakan atau penjual burung nomaden, penipuan bakalan burung Cucak Hijau bakalan biasanya dilakukan dengan cara menyemir tenggorokan burung Cucak Hijau betina sehingga terlihat hitam dan seperti Cucak Hijau jantan.


Biasanya penipuan semacam itu banyak dilakukan oleh penjual burung yang berpindah-pindah dan bukan pedagang burung tetap dengan kios burungnya, karena pedagang burung tetap pasti akan dikomplen jika melakukan penipuan dengan cara tersebut.
Cucak hijau jantan
Selain burung Cucak hijau yang biasa digunakan untuk penipuan, burung lain yang sering juga digunakan untuk hal yang sama yaitu Kacer Poci/Gocci dengan cara disemir dadanya hingga terlihat hitam semua sehingga menyerupai burung Kacer Hitam.

Jika Sobat kicau kebetulan akan membeli bakalan Cucak Hijau bakalan atau Kacer Hitam bakalan, maka tidak perlu malu atau nggak enak untuk mengecek lebih jeli dan teliti sebelum membelinya.

Burung dengan bulu semiran akan sangat mudah dilihat dengan cara dipegang langsung dan cek langsung bagian bulu yang kita curigai. Karena sebaik apapun, semiran pasti tidak akan sempurna, bulu bagian dalam pasti akan ada yang terlewat oleh semir tersebut. Selain itu, biasanya akan terdapat percikan semir yang tertinggal di kulit burung.

Deteksi jenis kelamin Cucak Ijo trotolan.

Problem di atas sering kali timbul karena kita awam dan tidak mengerti cara membedakan jenis kelamin Cucak Hijau jantan dan betina ketika masih trotolan.
Cucak ijo trotol
Seperti pernah ditulis di blog Omkicau tentang waspadai penipuan burung Cucak Hijau semiran yang sering kali memakan korban, penipuan tersebut terjadi karena ketidak tahuan calon konsumen sehingga sering menjadi sasaran penipu.

Memang ketika Cucak Hijau masih berusia muda/trotol sekitar usia 2 s/d 4 bulan, ciri fisik dan warna antara Jantan dan Betina nyaris sama persis dengan warna hijau muda  serta di bawah paruh terdapat warna kuning muda. Jadi jika kita yang masih awam akan kesulitan untuk membedakan jantan dan betinanya.

Tetapi hal tersebut tidak berlaku bagi kicau mania yang sudah memiliki pengalaman bertahun-tahun dengan dunia burung Cucak Hijau. Ada beberapa cara yang cukup jitu dan sering dijadikan patokan untuk membedakan jantan dan betina cucak hijau trotolan. Berikut ini tips dan cara membedakan burung Cucak Hijau bakalan, sehingga Anda tidak tertipu Cucak Hijau semiran.
  1. Burung CI bakalan jantan ketika masih berumur di bawah 4 bulan pada bagian alis yang melingkar akan berwarna kuning, sedangkan yang betina berwarna putih.
  2. Bagian bawah paruh, jika jantan akan berwarna coklat sedangkan yang betina akan berwarna putih.
    Ketika bakalan Cucak hijau berusia di atas 4 s/d 6 bulan, jika betina warna kuning bagian lehernya akan berubah menjadi warna putih kehijauan. Sedangkan CI jantan, warna kunign pada bagian lehernya akan terdapat bintik-bintik hitam dan lama kelamaan warna hitam tersebut semakin jelas dan tegas.
  3. Semakin dengan bertambahnya umur CI jantan, maka warna hitam di bawah leher akan terus menutup hingga di bagian bawah mata burung.
Demikian artikel tentang membedakan Cucak Hijau bakalan dari trotol sehingga bisa menghindari penipuan burung semiran di bagian lehernya, semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Salam kicau

Top