Tips

Berita

Hewan

Kesehatan

Hobby

Makanan Burung

Cara membedakan jantan betina Gelatik Batu

Gelatik batu merupakan burung kecil yang cukup favorit diperlihara oleh kicau mania, baik untuk sekedar kesenangan atau dijadikan burung masteran. Selain harganya yang terjangkau, memelihara burung gelatik batu juga jarang yang kecewa,  dikarena burung tidak mau berkicau.

Rata-rata bakalan Gelatik Batu yang dewasa tangkapan hutan juga ketika dimasukkan sangkar rumah tetap berkicau, meskipun memang Gelatik Batu tetap saja bersikap giras dan loncat-loncat kesana kemari dan sering ngeruji.
Gelatik wingko
Belakangan burung Gelatik Batu liar sudah semakin sulit kita temui di lingkungan rumah kita, burung ini semakin sering ditangkap untuk diambil nilai ekonomisnya “dijual belikan”. Jadi ketika kita mengemari Gelatik Batu di rumah, alangkah baiknya kita juga perlu juga berfikir untuk breeding Gelatik Wingko, sehingga kelestarian burung tersebut bisa terjaga dan tidak sampai punah.

Membedakan jenis kelamin gelatik wingko.

Sebelum breeding kita tentu harus bisa membedakan jenis kelamin burung Gelatik Batu, sehingga burung yang kita satukan juga benar-benar berjenis kelamin jantan dan betina. Untuk membedakan Gelatik Batu yang jantan dan betina rasanya cukup mudah, hanya membedakan ciri fisik yang jelas kita amati. Berikut ini cirinya :
  1. Garis hitam pada bagian tenggorokan sampai kloaka jika Jantan akan tegas dan hitam pekat menyambung dari atas ke bawah.
    Gelatik batu jantan

  2. Sedangkan betina Gelatik Batu, garis hitam dari tenggorokan tersebut akan putus-putus dan tidak melebar tegas seperti pada Gelatik Wingko jantan.
    Gelatik batu betina
  3. Sedangkan penampilan gelatik wingko jantan betina ketika masih muda akan terlihat seperti Gelatik Batu betina dewasa.
Gelatik wingko akan siap dalam perjodohan atau breeding biasanya pada usia 1,5 s/d 2 Tahun sudah siap untuk dipasangkan untuk bertelur.

Membuat pakan racikan untuk gelatik watu

Burung gelatik wingko atau lebih popular gelatik batu di kalangan penghobi burung kicau memang bisa dikatakan jenis burung yang gampang-gampang susah untuk dipelihara. Gampangnya ketika kita mendapati bakalan di ombyokan sudah mau bunyi maka sampai rumahpun akan terus rajin berbunyi, repotnya merawat Gelatik wingko yaitu burung cenderung giras dan agresif, sehingga terkesan sukar jinak.
Daya tarik memelihara gelatik batu yaitu suara kicauannya yang unik dan khas, bisa nyerecet dan bisa juga bunyi seperti wuciciciit…wucicicitt. Suara-suara tersebut sering dijadikan andalan kicau mania untuk memaster burung lainnya seperti Pleci dan burung kicau lainnya.
Gelatik batu
Gelatik batu
Untuk cara perawatan gelatik wingko juga relatif mudah, asalkan pakan EF jangan terlambat maka burung akan terus rajin bunyi, namun kita sering kali terkendala dengan penyediaan pakan EF berupa kroto atau Ulat kandang. 

Kicau193 mencoba memberi alternatif pembuatan pakan racikan untuk Gelatik Wingko, pakan ini bisa menggantikan kebutuhan gizi dari pakan alami sehingga membuat burung tetap dalam kondisi fit dan rajin berkicau.

Bahan membuat pakan racikan gelatik wingko.

  1. Voer burung kecil, bertekstur halus.
  2. Kacang tanah.
  3. Bubur bayi 1 Sachet.
  4. Tepung jangkrik ½ sendok makan.

Cara meracik pakan racikan untuk Gelatik Wingko.

  1. Tumbuk kacang tanah hingga menjadi halus seperti bubuk.
  2. Setelah ditumbuk hingga halus, campurkan semua bahan menjadi 1 dan diaduk hingga merata tercampur.
  3. Jika bahan-bahan sudah tercampur merata, maka pakan racikan sudah bisa kita berikan pada burung.
  4. Berikan sedikit demi sedikit setiap hari, simpan sisa pakan racikan di tempat yang kering dan tidak lembab agar dapat digunakan sampai habis.
Salam kicau, semoga berguna.

Top